Mengapa
pebisnis online harus menulis? Karena sebelum konsumen belanja online dia
diharuskan membaca. Minimal membaca cara membeli produk Anda 
Sampai
artikel ini ditulis, konsumen masih mencari produk dengan cara mengetikkan
sesuatu baik di mesin pencari, social media, atau langsung di kolom URL browsernya. Memang ada yang sudah menggunakan voice command, walaupun sebenarnya oleh system juga akan
dikonversi menjadi teks.
Hasil
ketikkan tersebut akan dikomparasi dengan tulisan di internet yang mengandung
kata-kata tersebut. Dan bisa jadi itu adalah tulisan Anda. Kalau Anda tidak
pernah menulis, bagaimana produk Anda ditemukan?
Bagaimana
dengan Youtube? Itu kan video bukan tulisan. Betul. Tapi jangan lupa saat kita
mengupload video di Youtube, kita harus menuliskan judul, deskripsi, dan tags.
Tiga hal tersebut yang akan menjadi acuan untuk mesin pencari.
Kebanyakan
aktivitas online itu dipenuhi dengan aktivitas menulis. Mulai dari tulisan
searah misalnya saat menuliskan posting blog dan catalog produk, atau yang dua
arah saat ngetweet atau chatting di messenger. Kemampuan menulis menjadi tuntutan supaya konsumen paham
dengan apa yang Anda sampaikan melalui kata-kata.
Tulisan
juga mencerminkan kredibilitas bisnis suatu brand. Gunakan kata-kata yang baik
dan positif. Hindari kata-kata yang provokatif yang akhirnya malah menjelekkan
citra bisnis brand.

